Namun berdasarkan data yang diambil dari gelombang gravitasi menunjukkan bahwa banyak lubang hitam di alam semesta ini memiliki ukuran lebih dari 50 kali matahari. Bahkan, tercatat beberapa lubang hitam memiliki ukuran hingga sebesar 100 kali matahari. Sederhananya, lubang hitam tumbuh dengan memakan gas, debu, bintang, hingga lubang
Minggu 12 Desember 2010. 7 Hukum Alam Semesta. Minggu, Desember 12, 2010 rizkychoirulhuda@ comments. 1. Hukum Sebab Akibat. Karena hukum alam tidak bisa dipastikan, maka penting bagi Anda untuk mengingat apa yang Anda inginkan dan bukan apa yang tidak Anda inginkan. Kualitas berbagai hubungan, misalnya, merupakan hasil
1 Tingkat-tingkat Ruang dari Alam Semesta Master. 12:1.1 (128.4) Alam semesta segala alam-alam semesta itu bukan suatu bidang yang tanpa batas, kubus yang tak terhingga, atau lingkaran tanpa ujung; alam semesta itu jelas memiliki dimensi. Hukum-hukum pengaturan dan pengelolaan fisik membuktikan secara meyakinkan bahwa seluruh kumpulan luas
Kebedaraanalam, lingkungan dan kondisi sekitar, baik yang berada di dalam atmosfer bumi ataupun yang berada di luar atsmosfer bumi menunjukkan suatu desain yang sempurna. Semua seperti sengaja dibuat untuk mendukung kehidupan manusia sebagai makhluk yang paling kompleks. Apabila memerhatikan alam semesta dengan lebih dalam dan
Marikita bahas tiga pertanyaan tentang hukum-hukum yang mengatur alam semesta. Jawabannya akan membantu kita semakin beriman kepada Sang Pengarang Alkitab, Pribadi yang membuat ”ketetapan bagi langit”. — Ayub 38:33. 1. Apakah Alam Semesta Sesuatu yang Kaku? Menurut Aristoteles, bola-bola langit tempat melekatnya bintang dan planet itu kaku.
MAKALAHPENCIPTAAN ALAM SEMESTA BERDASARKAN PERSPEKTIF ILMU PENGETAHUAN ISLAM (Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran bahasa Indonesia) Disusun : 1. sedangkan langit sebagai bentuk ruangan yang begitu luas. Ukuran diameter Bumi (12.500 km) baru diketahui pada abad ke- 3 (oleh Eratosthenes), jarak ke Bulan (384.400
. Dalam postingan sebelumnya, kita sudah membahas mengenai 4 dari 12 hukum alam semesta yang ada di dunia ini selain law of attraction. Sekarang kita akan melihat bagian kedua dari hukum alam semesta yang lain Hukum Tindakan Hukum tindakan disini bukan berarti Anda mengambil tindakan dengan seenaknya saja tanpa perhitungan. Anda mengambil tindakan mengikuti intuisi atau ilham Anda. Saat kita melepaskan kebutuhan untuk mengatur dan mengendalikan bagaimana hal-hal akan berjalan dan terbuka segala kemungkinan untuk memberikan ruang dengan cara yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Hukum Kekekalan Energi Hukum ini menyebutkan bahwa energi adalah sebuah hal yang kekal yang tidak dapat dihilangkan maupun dimusnahkan. Ia hanya bisa berubah bentuk ke dalam bentuk yang lain. Saat Anda sedang berhadapan dengan pikiran atau lingkungan negatif, ada cara yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan meningkatkan frekuensi diri Anda. Dengan meningkatkan frekuensi diri Anda, maka Anda bisa memblok atau merubah energi negatif tersebut menjadi energi yang positif. Hukum Sebab Akibat Hal yang mungkin Anda lakukan saat ini mungkin tidak akan memberikan efek atau imbas secara langsung, akan tetapi energi yang Anda akan memberikan efek riak disekeliling Anda dan mempengaruhi mereka. Jika Anda mengeluarkan energi negatif misalnya kemarahan, maka semua yang ada di sekeliling Anda juga akan ikut merasakan dan terpengaruh energi tersebut. Begitupun sebaliknya. Hukum Kompensasi Hukum kompensasi memiliki kemiripan dengan hukum korespondensi dan hukum tarik menarik. “Anda akan menuai dari apa yang Anda tanam”-menyatakan bahwa apa yang Anda sudah upayakan akan kembali kepada Anda dengan hasil yang positif. Jika Anda mencari sesuatu, Anda harus berkontribusi dalam beberapa cara untuk mencapai tujuan Anda. bersambung
Siapa disini yang pernah mendengar namanya law of attraction atau hukum tarik menarik? Hukum ini menjadi terkenal berkat buku The Secret karangan Rhonda Byrne yang populer pada tahun 2006. Hukum ini mengatakan bahwa kita bisa menjadi atau mendapatkan apapun yang kita inginkan dengan pikiran kita. Banyak orang yang sudah mencoba dan berhasil. Namun tidak sedikit juga yang gagal dalam mempraktekannya. Padahal jika ditelisik lebih dalam lagi, hukum tarik menarik tidaklah cukup. Mengapa? Shannon Kaiser, seorang penulis spiritual dan Vasavi Kumar, LMSW, MSEd, seperti dikutip dari mengatakan bahwa hukum tarik menarik berasal dari ajaran mesir kuno yang bernama hermetic philosophy, dimana hukum tersebut hanyalah salah satu dari 12 hukum universal yang ada dan masih ada 11 hukum lain yang perlu Anda ketahui. Memang sangat banyak dan masalahnya adalah banyak orang yang tidak mengetahui hal ini. Sehingga mereka menganggap hukum tarik menarik ini sesat. Padahal jika mereka mau menelisik lebih dalam lagi, hukum ini sudah ada sejak jaman dahulu kala, bahkan sebelum agama-agama yang kita kenal lahir di dunia ini. Lalu, apa saja isi 12 hukum universal yang ada? Mari kita lihat satu per satu 1. Hukum Kesatuan atau Keesaan Ilahi The Law of Divine Oneness Hukum paling dasar dari hal ini adalah hukum kesatuan Ilahi, dimana hukum ini mengatakan bahwa kita semua diciptakan dari satu sumber yang sama dan setiap pikiran, tindakan dan peristiwa dalam beberapa hal terhubung satu dengan yang lainnya. Ingat hukum tabur tuai? Apa yang kita tabur, kita akan tuai kembali. Jika kita memperlakukan sesama kita dengan baik, maka artinya kita juga memperlakukan diri kita sendiri dengan baik juga. Hal tersebut terjadi karena pada dasarnya, kita diciptakan dari 1 sumber yang sama dan kita memiliki koneksi kepada 1 sumber yang sama yaitu Sang Pencipta. 2. Hukum Getaran Law Of Vibration Sadarkah Anda bahwa setiap benda di dunia ini semuanya bergerak? Mereka memancarkan frekuensi atau getaran dalam level mikroskopik. Hukum ini mengatakan bahwa kita akan menarik sesuatu yang memiliki frekuensi yang sama dengan kita. Misalnya Anda menginginkan sejumlah uang dalam jumlah yang banyak. Akan tetapi, ada sesuatu dalam diri Anda yang menghalangi Anda untuk mendapatkan uang tersebut. Hal ini terjadi karena frekuensi Anda belum bisa mencapai level getaran tersebut atau dengan kata lain frekuensi Anda tidak sesuai dengan level tersebut. Untuk menaikkan frekuensi diri Anda, Anda bisa mencoba dengan cara meditasi, yoga, sound healing. 3. Hukum Korespondensi Law of Correspondence As above, so below. Hukum ini mengatakan bahwa hal yang terjadi didalam diri kita akan mempengaruhi keadaan atau situasi diluar diri kita juga. Begitupun sebaliknya. Saat tubuh kita sakit, maka jiwa kita juga akan sakit. Hal ini terjadi karena adanya korespondensi antara cara berpikir dengan cara bertindak kita. Misalnya juga saat kita marah atau stress. Hal ini juga secara langsung akan mempengaruhi kondisi badan kita. Badan kita akan menjadi mudah lelah, imunitas menuruh. Sehingga, gampang terserang penyakit. 4. Hukum Tarik Menarik Law Of Attraction Hukum ini sudah familiar di telinga kita. Kita menarik apa yang kita pikirkan. Namun, hal ini bukan hanya berbicara masalah mengenai apa yang kita tarik saja. Namun juga mengenai kepercayaan. Jika Anda percaya dan fokus bahwa Anda bisa memiliki sesuatu tersebut, maka Anda akan mendapatkannya. Misalnya, Anda sedang mengafirmasikan sesuatu, namun Anda tidak mempercayainya, maka afirmasi tersebut akan percuma. Saat kita akan berfokus kepada hal yang kita sukai maupun tidak, maka hal tersebut yang akan terjadi kepada kita. bersambung
Hidup Berkelimpahan dalam makna luas berari hidup penuh dengan kebahagiaan, Kesejahteraan, kedamaian dan dalam kehormatan serta keharmonisan. Dalam makna yang lebih sempit, mencapai hidup berkelimpahan bisa dimaknai dengan “kaya”. Untuk mencapai hidup berkelimpahan baik dalam makna luas maupun sempit tidak mudah. Tidak semua orang bisa namun tidak ada yang mustahil di dunia ini . Ketika Anda dan siapapun yang ingin mencapai hidup berkelimpahan mau mengusahakannya dan tahu rahasia serta formulanya. Lebih dari itu Anda juga harus mampu menciptakan keajaiban-keajaiban dalam hidup Anda sendiri dengan melakukan hal-hal luar biasa yang tidak dilakukan oleh orang biasa biasa saja. Rahasia alam semesta berkaitan dengan keberlimpahan hidup dan juga menjadi kunci bagi siapapun yang ingin mencapai keberlimpahan adalah “Hukum Alam Semesta”. Hukum adalah aturan yang harus diikuti, dan siapa yang mengikuti aturan akan mendapatkan kemudahan setidaknya tidak mendapat masalah dan mendapat kelancaran. Sedangkan siapa yang melawan hukum akibatnya akan mendapat hukuman atau sangsi. Kemudahan atau kelanjaran dalam kehidupan adalah mendapatkan apa yang kita impikan, mudah meraih harapan sedangkan hukuman dalam kehidupan adalah kesusahan, masalah, penderitaan, kekecewaan, sakit dan berbagai hal buruk yang tidak menyenangkan. Lantas apa saja rahasia alam semesta yang bisa mengantarkan seseorang mencapai hidup berkelimpahan serta mencapai kemakmuran? Ada 12 hukum alam semesta yang harus diikuti untuk mencapai keberlimpahan hidup dan kesemuanya itu adalah kunci. Jika Anda ingin mencapai keberlimpahan dan juga kemakmuran dalam hidup pahami dan praktekkan hukum alam semesta. Hukum alam semesta terdiri dari 12 hukum yang meliputi 1. Hukum daya tarik dan daya tolak yang dinamis The Law of Bioelektromagnetik Hukum Alam Semesta menunjukkan bagaimana kita menciptakan barang-barang / hal-hal, peristiwa-peristiwa, serta orang-orang yg datang kedalam kehidupan kita. Pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, ucapan-ucapan, serta tindakan-tindakan kita menghasilkan energi-energi yg sebaliknya menarik energi-energi lain yang sama sifatnya kepada diri kita. Energi-energi negatif akan menarik energi-energi negatif dan energi-energi positif akan menarik energi-energi positif. Jadi prinsip hukum Bioelektromagnetik adalah “Bahwa arah pikiran Anda, isi hati Anda dan tindakan Anda akan mempengaruhi kemana energi itu akan mengalir”. Jika kita berpikir baik maka akan menarik dan terhubung dengan kebaikan-kebaikan serta menjauhkan dari keburukan demikian juga sebaliknya jika kita berpikir negatif. 2. Hukum Kesatuan The Law of Divine Oneness Hukum ini membantu kita untuk memahami bahwa kita ini hidup didalam dunia dimana kita semua saling berhubungan / menyatu. Segala sesuatu yang kita lakukan, ucapkan, pikirkan dan yakini berpengaruh kepada semua manusia serta alam semesta yg mengelilingi kita. Untuk memahami hukum ini hanya dengan logika saja tidak cukup dan tidak mampu memberikan kita pemahaman yang jelas. Karena dalam hukum ini mengandung muatan spiritual yang mengarahkan kita pada esensi kesatuan. Penerapan hukum ini dalam dunia kerja misalnya di kantor, walaupun Anda tidak diperhitungkan sesungguhnya Anda memiliki arti besar bagi perusahaan. Seorang sales misalnya yang biasanya hanya dicibir dan dipandang sebelah mata, tapi justru ialah yang menjadi ujung tombak perusahaan. 3. Hukum Getaran The Law of Vibration Hukum ini mengatakan bahwa segala sesuatu di Alam Semesta bergerak, bergetar, dan berjalan dalam bentuk pola-pola lingkaran. Prinsip-prinsip yang sama tentang getaran yang ada didunia fisik berlaku juga kepada pikiran, perasaan, keinginan serta kemauan yang keras didunia Eteris. Setiap suara, sesuatu, dan bahkan pikiran memiliki frekwensi getaran tersendiri, yang sifatnya unik untuk dirinya sendiri. 4. Hukum Tindakan / Usaha The Law of Action Hukum Tindakan / Usaha mesti diterapkan bila kita ingin mewujudkan apa saja didunia ini. Oleh karena itu kita harus aktif berusaha dalam segala sesuatu yg berkaitan / mendukung pikiran-pikran, impian-impian, emosi-emosi dan perkataan-perkataan kita. 5. Hukum Pasangan The Law of Correspondence Hukum Alam Semesta mengatakan bahwa prinsip-prinsip atau hukum-hukum fisika yg menjelaskan tentang dunia fisik kita – energi, cahaya, getaran dan gerak – memiliki pasangan prinsip-prinsipnya dialam eterik atau semesta “Apa yg terdapat diatas langit/semesta memiliki pasangannya dibumi” . 6. Hukum Sebab dan Akibat The Law of Cause and Effect Hukum Alam Semesta menyatakan bahwa tidak ada sesuatupun yg terjadi secara kebetulan atau diluar hukum Alam Semesta. Setiap tindakan / aksi memiliki reaksi atau akibat dan “apa yg kita tanam, akan kita tuai”. 7. Hukum Kompensasi The Law of Compensation Hukum Alam Semesta ini adalah hukum Sebab dan Akibat yg diterapkan kepada keberkahan dan kelimpahan yg kita terima. Dampak-dampak dari perbuatan-perbuatan kita yg nampak, kita terima dalam bentuk pemberian-pemberian, uang, warisan, persahabatan dan berkat / rahmat. 8. Hukum Transmutasi Energi yang Kekal The Law of Perpetual Transmutation of Energy Hukum Alam Semesta menyatakan bahwa semua manusia memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi-kondisi nasib yg terjadi dalam kehidupannya. Getaran dari energi-energi yg tinggi niat mengubah nasib yg lebih baik akan menghabiskan dan mengubah getaran dari energi-energi yg lebih rendah “ketidak berdayaan” serta mengubahnya menjadi getaran yg lebih tinggi; dengan demikian kita masing-masing dapat mengubah energi-energi dalam kehdupan kita dengan memahami Hukum-Hukum Alam Semesta serta menerapkannya agar terjadi suatu perubahan. 9. Hukum Relativitas The Law of Relativity Hukum Alam Semesta ini menytakan bahwa setiap orang akan menerima serangkaian cobaan untuk menguatkan iman mereka. Kita harus melihat setiap cobaan ini sebagai suatu tantangan dan tetap teguh imannya dan tidak putus asa didalam menghadapi kesemua cobaan. Hukum ini juga mengajarkan kita untuk membandingkan cobaan-cobaan yg kita hadapi dengan cobaan-cobaan orang lain serta meletakkan kesemuanya dalam suatu prospefktifnya yg benar. Sebagaimanapun buruknya / parahnya permasalahan yg kita hadapi akan selalu ada orang lain yg permaslahannya lebih parah dari kita. Segala sesuatu itu sifatnya relatif. 10. Hukum Polaritas The Law of Polarity Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu itu berada dalam sekumpulan proses yang berkesinambungan dan memiliki “lawan” yang sifatnya terbalik oposan . Kita mampu menekan dan mengubah pikiran-pikiran kita yang tidak kita inginkan dengan memusatkan perhatian kita kepada kutub yang polaritasnya berlawanan dengan pikiran-pikiran tsb. Ini juga dikenal dengan istilah Hukum Getaran-Getaran Mental. 11. Hukum Irama The Law of Rhythm Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu bergetar dan bergerak mengikuti irama-irama tertentu. Irama-irama ini menjelma dalam bentuk musim-musim, siklus, tahap-tahap perkembangan serta pola-pola. Setiap siklus mencerminkan keteraturan dari Alam Semesta ciptaan Tuhan. Hanya mereka yg memilki kapasitas sebagai Master-lah yang mampu bangkit diatas bagian-bagian negatif dari suatu siklus dengan tidak pernah membiarkan dirinya terlalu gembira atau membiarkan pikiran-pikiran negatif memasuki kesadarannya 12. Hukum Gender / Dualitas The Law of Gender Hukum Alam Semesta ini menyatakan bahwa segala sesuatu memiliki sifat jantan Yang dan sifat betina Yin nya yang merupakan dasar dari semua penciptaan. Para pemula spiritual harus menyeimbangkan energi-energi jantan dan betina yang mereka miliki untuk mampu menjadi seorang Master dan turut menjadi mitra pencipta sejati dalam skala yang kecil/ terbatas dengan Yang Maha Pencipta. Sumber
- Lubang hitam biasanya mengacu pada area di ruang angkasa di mana gaya gravitasi sangat besar sehingga tidak ada materi atau radiasi yang dapat menghindarinya. Ini termasuk juga cahaya yang mengakibatkan kita tidak dapat juga Apakah Ada Lubang Hitam Terbesar di Alam Semesta? Penyebab paling umum di balik kelahiran lubang hitam adalah kematian sebuah bintang. Jadi meski tidak mungkin untuk melihat lubang hitam, teleskop yang sangat canggih digunakan untuk mengamati struktur dan perilaku bintang yang hampir mati. Menemukan lubang hitam Namun bagaimana para ahli bisa menemukan lubang hitam jika cahaya saja tidak luput Science ABC, Sabtu 10/6/2023 ada beberapa cara untuk mengetahui keberadaan lubang hitam ini. Baca juga Apakah yang Terjadi Saat Lubang Hitam Bertabrakan? Metode pertama adalah memperhatikan aspek gravitasi lubang hitam. Setiap lubang hitam akan menyebabkan entitasmendekat dan berkelompok hingga akhirnya jatuh ke jalur satu arah yang padat. Tetapi metode ini dianggap tidak terlalu efisien karena banyak fenomena lain yang menyebabkan efek serupa. Metode kedua adalah dengan mencari kemungkinan emisi sinar-x. Saat materi jatuh ke lubang hitam, itu terkumpul dalam struktur seperti cincin yang padat tepat di cakrawala dan energi tersebut diubah menjadi cahaya beberapa kesempatan sehingga memungkinkan untuk menemukan salah satu lubang hitam ini.
12 hukum alam semesta